SUARA KEPALSUAN DARI MULUT PENDUSTA


tahun 1998 seorang mahasiswa berteriak-teriak mengagung-agungkan sebuah demokrasi dalam upaya melengserkan sebuah tirani yang anarkis dan otoroter. dia merasa bahwa dialah yang paling benar dalam kehidupan ini dan dia merasa bahwa dialah yang paling demokratis dan tidak pernah bertindak otoriter. 
SUARA KEPALSUAN DARI MULUT PENDUSTA

sepuluh tahun terlewati  dari 1998, sekarang dia sudah menjadi seorang pemimpin yang kuat dan berpengaruh. semua orang awalnya percaya bahwa dengan hadirnya mahasiswa itu akan merobah kehidupan mereka yang semula tertindas oleh sebuah tirani yang otoroter menjadi kehidupan yang bebas dan merdeka serta berbahagia. akan tetapi fakta berkata lain, mahasiswa itulah sekarang yang menjadi penguasa yang otoriter bahkan lebih otoriter dari penguasa yang pernah dia lengserkan dahulu. mengapa?? karena waktu dia menjadi mahasiswa dia hanyalah seorang yang tidak punya apa-apa dan setelah dia merasakan nikmatnya kehidupan mejandi seorang penguasa dia menjadi lupa daratan dan malah menjadi seorang yang bejat.

 

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "SUARA KEPALSUAN DARI MULUT PENDUSTA"

Pembaca yang Bijak adalah Pembaca yang selalu Meninggalkan Komentarnya Setiap Kali Membaca Artikel. Diharapkan Komentarnya Yah.....