KERANDA BANYU MATA


KERANDA BANYU MATA
oleh : Aliman Syahrani
(kenangan buat saudaraku Mulyadi, yang pergi jelangi negeri abadi)
keranda air mata



1. saat maut menjemputmu
    selagi kutatap wajahmu dalam terbaring menahan perih
    di pembaringan akhir begini sunyi
    dari ubun-ubunmu berkelebat seberkas sinar putih
   terus membumbung ke sawang sepi
   dengan gundah kurengkuh namun tak tersentuh
   karena menyusup ke tirai rahasia abadi

2. saat mengantar jenazahmu
    selagi kau terbaring dalam keranda panjang
    diusung khidmat sekali
    turutlah aku dalam barisan panjang
    menyebut namamu perih sekali
    ah pagi yang masih terpacak. seakan bertanya
    rupanya kau turut juga mengantar keberangkatan ini
    dalam perarakan menggapai makna
    tempat istirah semua abdi

3. saat memakamkan jenazahmu
    selagi jenazahmu diturunkan dari keranda
    suasana beku membeku angin pagi berdesir
    turut haru mendukung rasa duka
    selagi lahatmu ditimbuni gumpalan tanah
    air mataku luruh bersama angin semilir
    begitu berat ucapkan selamat berpisah
    kepadamu sebagai kata terakhir
    duh, engkau yang berangkat penuhi sabda
    sudahkan tiba ke balik cakrawala

4. setelah pemakamanmu
    memang tak dapat kita bayangkan
    semua berakhir begini nyeri
    sunatullah yang berlaku memang demikian
    tak pernah mampu kita pungkiri
    di pusaran aku sendiri tanpa kawan
    mengenang selewat musim saat kita masih di sini
    aku masih mau bersamamu menjumouti mutiara kehidupan
    namun, engkau telah berangkat jelangi negeri abadi

5. kini, saat ini
    pada gugus musim kucoba tuk berkaca
    membayangkan sejalur waktu entah dimana batasnya
    telah kumengerti sebentuk kematian adalah sebuah tanda tanya
    yang akan menyerimpung kita
    di gugus musim di situlah perjalanan kehidupan ditata
    dan berakhir dalam sebuah keranda banyu mata

     kandangan, agustus 2001
    dimuat di tabloid gerbang no 05, Tahun 2001

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KERANDA BANYU MATA"

Post a Comment

Pembaca yang Bijak adalah Pembaca yang selalu Meninggalkan Komentarnya Setiap Kali Membaca Artikel. Diharapkan Komentarnya Yah.....