Semalam Tadi


Semalam tadi aku menangisi hari-hari kemarin..

Yang kulalui banyak dengannya..

Entah karna penyesalan dihati..

Atau terlampau aku membencinya..
Semalam tadi

Yang Ingin ku meneriaki makian untuk ku sumpah..

Aku membencinya..

Yang datang secara tiba-tiba dan pergi pun dengan tiba-tiba..

Andaikan waktu bisa diputar lagi..

Setidaknya untuk memperbaiki hari..

Aku tak ingin mengenalnya..

Aku tak mau memasukkan dirinya kedalam hatiku..

Seandainya ini mudah terbaca olehku..

Dari awal mula ku bertemu dengannya..

Akan ku aturkan perasaanku lagi..

Agar tak mudah membuka hati untuknya..

Agar tak mudah kujatuhkan perasaan ini..

Semalaman tadi aku berusaha menutupi kesedihanku..

Memaksa untuk tersenyum..

Tertawa sesuka hatiku..

Awalnya aku bisa..

Tapi pada akhirnya tak bisa kutahan air mata ini..

Aku menangis lagi..

Mengaku bodoh..

Yang terjebak pada kisah cinta yang salah..

Banyak pertanyaan 'mengapa' untukku sendiri..

Tapi aku tak punya jawaban..

Sekarang baru kusadari..

Hanya diri sendirilah yang akan mengendalikan diri..

Seharusnya aku bisa tak masuk pada kisah ini bila kumampu mengendalikan perasaan ini..

Tapi ternyata aku lemah..

Aku yang mudah terhipnotis akan kata janji manisnya..

Hingga tak bisa kuhindari lagi..

Seandainya..

Bisa ku atur hari..

Dan meniadakan memori tentangnya..

Mungkin aku tak akan sesakit ini..

Yang mati-matian berusaha melupakan..

Aku ingin membunuh kenangan tanpa ampun..

Biar kurasa lega..

Seandainya..

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Semalam Tadi"

Post a Comment

Pembaca yang Bijak adalah Pembaca yang selalu Meninggalkan Komentarnya Setiap Kali Membaca Artikel. Diharapkan Komentarnya Yah.....