Inilah Penyebab Wanita atau Istri Selingkuh

Baru kemaren saya menyelesaikan artikel tentang alasan laki-laki untuk selingkuh. Rasanya tidak etis jika saya hanya menulis tentang perselingkuhan kaum lelaki, makanya supaya balance dan adil, saya juga menulis tentang penyebab wanita atau istri selingkuh. Seperti kita ketahui bersama bahwa selingkuh merupakan hal yang tabu didalam rumah tangga. Walaupun dianggap tabu, toh banyak sekali yang melakukannya atas dasar yang katanya “cinta”. Perselingkuhan bukan hanya dilakukan oleh kaum lelaki saja, akan tetapi banyak juga dari kaum perempuan yang berselingkuh dan akhirnya menceraikan suaminya demi kawin dengan selingkuhannya. 

Inilah Penyebab Wanita atau Istri Selingkuh
Anda pasti pernah mendengar bukan dengan istilah “Tante Girang” bukan? Siapa Tante Girang? Tante girang adalah sosok perempuan yang merupakan seorang istri dari seorang suami yang kemudian mencari sensasi “kenikmatan” dari lelaki lain alias selingkuh. Nah, ini adalah bukti bahwa bukan hanya lelaki yang mempunyai kebiasaan untuk selingkuh, namun wanita atau kaum perempuan juga bisa selingkuh. Selanjutnya apa sih yang menyebabkan para wanita atau istri ini selingkuh dari suaminya? Inilah dia Penyebab Wanita atau Istri Selingkuh dari suaminya:

Suami Tidak Bisa Memberikan “Nafkah Batin”
1. Suami Tidak Bisa Memberikan “Nafkah Batin”
Jangan sangka dan jangan dikira bahwa hanya kaum pria yang menginginkan hubungan “seks”. Kamu perempuan pun sama saja. Mereka juga mempunyai keinginan untuk berhubungan seks dengan pria khususnya suaminya sendiri. Jika seorang suami sudah tidak mempunyai kemampuan lagi untuk berhubugan seks dengan istri, maka yang terjadi adalah kemungkinan besar seorang istri tersebut akan pindah kepelukan pria lain. Seorang suami yang tidak bisa memberikan nafkah batin ini biasanya seperti menderita penyakit impotensi ataupun menderita penyakit lain yang mengakibatkan “senjata” tidak bisa digunakan lagi.
Siapa sih istri yang tahan ketika suaminya tidak bisa memberikan nafkah batin? Hanya istri yang benar-benar mencintai suaminya lah yang tahan dengan cobaan ini. Seorang istri yang mampu menghadapi cobaan ini adalah istri yang hebat dan tangguh. Wahai para calon istri dan para istri, ketika suami anda menderita sakit dan tidak mampu lagi memberikan nafkah batin, bertahanlah, sabarlah dan berusahalah untuk merawat suami. Jangan pernah untuk berselingkuh dengan lelaki lain ketika suami anda tidak bisa memberi nafkah batin. Ingatlah janji yang pernah diucapkan ketika pertama kali bertemu untuk sehidup semati.

Suami Tidak Bekerja atau Tidak Mempunyai Pekerjaan Tetap dan Penghasilannya Sedikit
2. Suami Tidak Bekerja atau Tidak Mempunyai Pekerjaan Tetap dan Penghasilannya Sedikit
Ini dia salah satu penyakit kaum perempuan. Mohon maaf yah. Biasanya dan kebanyakan kaum perempuan itu tidak tahan dengan godaan harta dan perhiasan dunia. Ketika istri mempunyai pekerjaan tetap dan mempunyai penghasilan sendiri, sedangkan suaminya tidak mempunyai pekerjaan dan hidup bergantung pada istri, maka seringkali sang istri merasa diatas angin lalu kemudian bertindak sekehendak hati kepada suami. Kemudian ada lelaki yang lebih baik dari suaminya datang mendekat dan memberi harapan, maka terjadilah perselingkuhan.
Saya punya cerita neh sedikit dan ini adalah kejadian nyata. Untuk nama pemain dan tempat dirahasiakan. Hahahaha….. Di suatu daerah hiduplah doa sejoli yang keduanya adalah mahasiswa semester akhir. Keduanya telah menjalin hubungan asmara sejak semester 5 dan berjanji untuk hidup bersama dalam bahtera rumah tangga. Setelah lulus kuliah, mereka berdua melangsungkan pernikahan. Setelah menikah, keduanya langsung melamar kerja disana sini agar bahtera rumah tangganya dapat berlabuh di samudera. Setahun kemudian, ada penerimaan PNS dan keduanya ikut serta. Namun yang diterima menjadi PNS hanyalah istrinya dan suaminya tidak diterima dan kembali bekerja serabutan. Setahun berlalu, kehidupan mereka baik-baik saja, buktinya sampai punya anak. Dua tahun berlalu, badai mulai datang. Istrinya yang sekarang sudah menjadi PNS merasa bahwa selam ini dialah yang menjadi tulang punggung keluarga. Dialah yang mencari nafkah untuk keluarganya. Dialah yang menghidupi suaminya dan anaknya. Sikap sang istri pun berubah. Sang istri merasa bahwa suaminya bukanlah apa-apa dibandingkan dengan dia yang sudah menjadi PNS dan berpenghasilan. Ditempat sang istri bekerja, ada seorang lelaki (PNS juga) yang naksir dan mengatakan cinta dengannya. Merasa yang datang mengatakan cinta ini adalah lelaki yang berpenghasilan apalagi statusnya adalah PNS dan “lebih baik” dari suaminya yang tidak bekerja, maka gayung pun bersambut. Perselingkuhan pun terjadi. Dan terakhir, sang istri kemudian menceraikan suaminya dan kawin lagi dengan selungkuhannya.

“Jablai” Jarang Dibelai oleh Suami
3. “Jablai” Jarang Dibelai oleh Suami
Ini bukan masalah suami tidak bisa memberikan nafkah batin lagi. Sekali lagi bukan. Ini hanya semata sang suami jarang memberikan nafkah batin. Hal ini bisa disebabkan karena sang suami sedang melaksanakan tugas di luar daerah ataupun diluar wilayah dalam jangka waktu yang lama. Atau bisa juga karena sang suami terlalu sibuk bekerja, berangkat subuh pulangnya tengah malam. Berangkat terlalu pagi dan pulangnya kecapekan, sehingga sang istri merasa kesepian. Dari segi materi, kebutuhan sang istri sudah sangat terpenuhi bahkan berlebih, namun dari segi nafkah batin lah yang belum terpenuhi. Inilah yang menimbulkan perselingkuhan. 

Memiliki Suami yang Pemarah
4. Memiliki Suami yang Pemarah
Siapa sih yang tahan dengan suami yang pemarah. Setiap istri pasti memimpikan seorang suami yang penyayang terhadapnya, pengertian dan mampu menjadi imam yang baik bagi istri dan anak-anaknya. Jika seorang suami itu sering memarahi istrinya, apalagi tanpa sebab dan alasan yang jelas, maka bukan tidak mungkin sang istri akan mencari lelaki idaman lain yang dia anggap lebih baik, lebih pengertian dan lebih menyayanginya dibandingkan dengan suaminya. Jika ketemu pria tersebut, maka terjadilah perselingkuhan dan akhirnya terjadilah perceraian.

Dari sekian banyak penyebab istri selingkuh, mungkin 4 hal diatas lah yang paling banyak menjadi penyebab perselingkuhan. Intinya, jangan pernah berselingkuh, hormati janji yang pernah diucapkan saat pertama kali menjalin hubungan. Jangan menghianati kepercayaan yang telah diberikan pasangan anda. Jangan pernah menghiatani pernikahan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca. Mohon di di Share yah…
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Penyebab Wanita atau Istri Selingkuh"

Post a Comment

Pembaca yang Bijak adalah Pembaca yang selalu Meninggalkan Komentarnya Setiap Kali Membaca Artikel. Diharapkan Komentarnya Yah.....