Perilaku yang Menandakan Bahwa Anda Belum Dewasa

Banyak yang mengira bahwa sifat dan sikap dewasa itu ditentukan oleh umur. Banyak yang mengira bahwa dengan semakin bertambah umur maka semakin bertambah pula tingkat kedewasaan seseorang. Namun ternyata dewasa itu bukanlah menyangkut masalah umur. Banyak sekali orang-orang yang masih berumur sedaun jagung namun prilaku dan sifatnya sangat menggambarkan kedewasaan. Dan banyak juga yang sebaliknya yaitu umur yang sudah tua namun kelakuan, tabiat dan sifat masih seperti anak-anak atau kekanak-kanakan. Bagi yang sudah merasa atau mengaku dewasa, jangan sampai anda dicap sebagai kekanak-kanakan hanya karena hal-hal yang sepele yang anda lakukan.

Perilaku yang Menandakan Bahwa Anda Belum Dewasa
Sumber: Google
Jika umur anda sudah tua, maka bersikaplah secara dewasa. Sekarang bagaimana seh perilaku yang menggambarkan kalo kita belum dewasa? Ok mas-mas dan mbak-mbak sekalian, berikut Perilaku yang Menandakan Bahwa Anda Belum Dewasa :

Tidak Tetap Pendirian (Plin-Plan)
Sumber: Google

1. Tidak Tetap Pendirian (Plin-Plan)
Plin-plan berarti sebuah sifat yang tidak tetap dalam pendirian. Sikap plin-plan adalah sikap orang yang tidak bisa mengambil sebuah keputusan. Jika seseorang itu plin-plan maka tidak ada pendirian yang tetap di dalam dirinya. Hari ini dia memutuskan A kemudian besok memutuskan B dan besoknya lagi memutuskan C. Kan aneh tuh. Sebagai orang yang dewasa seharusnya bisa memilih dan mengambil sebuah keputusan dengan tegas. Karena biasanya orang dewasa itu sebelum mengambil sebuah keputusan selalu memikirkan segala sesuatunya dengan matang. Setelah keputusan diambil, apapun yang akan terjadi atau apapun konsekuensinya pasati akan dihadapi. Nah itu baru namanya dewasa. Jika anda masih plin-plan dalam mengambil keputusan atau tindakan serta masih takut akan konsekuensi dari sebuah keputusan, maka anda belum masuk dalam kategori dewasa. So… apa yang harus dilakukan? Anda harus lebih banyak belajar lagi. Entah itu belajar dari pengalaman sendiri, dari pengalaman orang lain atau belajar menghadapi permasalahan sendiri.

Suka mengeluh
Sumber: Google

2. Suka mengeluh
Orang dewasa itu adalah orang tahan banting dan sudah lulus melewati tahapan-tahapan ujian kehidupan. Sehingga ketika ada sedikit permasalahan orang dewasa tidak akan mudah mengeluh dan menyerah terhadap keadaan. Sedangkan orang yang belum dewasa adalah dia yang sering mengeluh terhadap keadaan. Sedikit saja kena masalah langsung mengeluh dan akhirnya menyerah tanpa berjuang terlebih dahulu. Orang yang sering mengeluh adalah orang yang belum dewasa, dan akan dipandang sebelah mata oleh orang lain serta akan dianggap sebagai orang yang kekanak-kanakan dan lemah dalam menghadapi kehidupan yang keras. Jika anda ingin dikatakan sebagai manusia yang dewasa, maka berhentilah untuk mengeluh kepada orang lain. Ketika ditimpa sebuah cobaan dan ujian kehidupan, maka sampaikanlah segala kesulitan hidup kita dan berdo’a kepada Tuhan. Tuhan itu tidk tidur dan pasti mengabulkan semua permohonan hambanya.

Riya atau Suka Pamer
Sumber: Google

3. Riya atau Suka Pamer
Orang dewasa itu adalah seperti padi. Masih ingat kan sama ilmu padi? Orang dewasa itu adalah orang yang makin berisi makin menunduk. Artinya jika dia diberi kelebihan baik itu dari segi ilmu, harta, wanita maupun tahta maka dia tidak akan pernah pamer dan sombong dengan yang dimilikinya. Orang yang belum dewasa itu adalah orang yang suka pamer dan suka sekali dipuji dan dipuja orang lain. Sebagai contoh, ketika mendapatkan mobil baru langsung pamer di sana sini. Padahal mobil tersebut hanyalah pemberian dari orang tua dan bukan hasil jerih payah sendiri. Dewasa itu berarti pintar menjaga sikap dan menjaga perasaan orang lain. Ketika anda makan dirumah makan mewah, trus anda upload dengan maksud pamer, maka ketahuilah bahwa banyak sekali orang tidak mampu ketempat anda makan atau tidak mampu membeli apa yang sedang anda makan tersebut. Dan hal ini tentu saja melukai perasaan orang lain. So, sadarlah wahai pra orang dewasa, pamer itu adalah ria dan sifat ria itu adalah dosa. Jadilah orang dewasa yang tidak hanya memikirkan diri sendiri namun juga memikirkan perasaan orang lain.

Sering menyalahkan orang lain
Sumber: Google

4. Suka menyalahkan orang lain
Orang yang dewasa itu adalah orang yang berani bertindak dan berani bertanggungjawab. Ketika seorang yang sudah dewasa melakukan kesalahan baik itu dalam pekerjaan ataupun yang lainnya, maka dia berani mengakuinya dan berani bertanggungjawab atas apa yang telah dia lakukan. Sedangkan orang yang belum dewasa, jika dia melakukan kesalahan, maka seringnya dia akan menyalahkan orang lain atas kesalahan yang dia buat, walaupun sebenarnya dialah yang berbuat kesalahan. Seorang yang belum dewasa itu tidak akan menerima jika disalahkan walaupun dia 100% salah, apalagi jika belum terbukti salah. Orang yang belum dewasa itu tidak akan terhadap kritikan, walaupun sebenarnya dengan kritikan tersebut dia akan menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Orang dewasa akan menganggap sebuah kritikan sebagai obat yang akan membuat dirinya lebih baik dimasa yang akan datang. Orang dewasa itu tidak akan menyalahkan orang lain sebagai biang kerok sebuah permasalahan yang dia buat sendiri. Orang dewasa itu tidak akan menunjuk orang lainlah yang bersalah ketika kesalahan itu berasal dari dirinya sendiri. Orang dewasa akan mengakui semua kesalahan yang dia lakukan dan akan memperbaikinya sesuai dengan kemapuan yang dimiliki.


5. Merasa Paling Benar
Ini dia penyakit yang terakhir. Orang yang merasa paling benar adalah orang tingkat kedewasaannya masih rendah atau bisa dikatakan masih level kanak-kanak. Penilaian benar ataupun salah terhadap tindakan seseorang itu sebenarnya relative, tergantung dari sudut atau perspektif mana kita menilai. Namun, jika anda merasa bahwa andalah yang paling benar dari orang lain, maka bisa jadi anda belum menjadi seorang yang dewasa. Orang yang merasa paling benar adalah orang yang tidak bijak karena selalu menganggap rendah orang lain. So, jika ingin menjadi dewasa, maka jangan menjadi orang yang merasa paling benar. Karena diatas langit pasti ada langit.

Mungkin itulah beberapa hal yang bisa menunjukkan bahwa anda belum menjadi orang yang dewasa. Sekali lagi, menjadi dewasa itu bukan karena umur yang sudah tua, akan tetapi kedewasaan itu tergambar dari tindakan kita sehari-hari. Jangan pernah memandang rendah orang lain sehingga membuat diri kita lupa diri. Dan terakhir, belajarlah menjadi dewasa. Dewasa itu butuh proses dan kita semua musti menjalaninya. Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perilaku yang Menandakan Bahwa Anda Belum Dewasa"

Post a Comment

Pembaca yang Bijak adalah Pembaca yang selalu Meninggalkan Komentarnya Setiap Kali Membaca Artikel. Diharapkan Komentarnya Yah.....