Adab Bertamu dan Menerima Tamu

Saling berkunjung ataupun bertamu di antara kita merupakan hal yang sering dilakukan. Hal ini tentunya untuk menjalin tali silaturrahim antar keluarga, sahabat, dan orang lain sekalipun. Agar hubungan persaudaraan akan tetap erat terjalin dan sebagai makhluk sosial, tentunya saling membutuhkan dan melengkapi satu sama lainnya. 

Adab Bertamu dan Menerima Tamu

Akan tetapi, seringkali kita melupakan atau belum mengetahui adab dalam bertamu maupun menerima tamu yang baik menurut tuntunan ajaran Islam. Dalam agama Islam, kita sebagai umat muslim memiliki aturan dalam bertamu maupun ketika kedatangan tamu. Hal ini tentunya dengan maksud supaya kegiatan bertamu dan menerima tamu itu tidak menimbulkan suatu perselisihan dan ketidaknyamanan, yang pada akhirnya malah akan membuat hubungan tersebut menjadi renggang yang telah selama ini dijalin dengan begitu baik. 

Makanya, kali ini akan membahas tentang bagaimana Adab Bertamu Dan Menerima Tamu Yang Sesuai Dengan Syariat Islam. Berikut ulasannya.... 

A.    Adab Bertamu
Bertamu merupakan suatu kegiatan berkunjung ketempat seseorang dengan berbagai macam tujuan. Mulai dari hanya untuk bersilaturrahmi ataupun untuk keperluan lainnya. Nah, berikut ini beberapa hal yang mesti kamu perhatikan jika ingin bertamu kerumah siapapun menurut syariat Islam. 

1.    Niat Baik Dalam Bertamu 
Dalam mengerjakan suatu hal, sebaiknya mulailah dengan berniat terlebih dahulu. Agar apapun yang kita kerjakan itu menjadi suatu hal yang barakah dan nilai pahala dari Allah SWT. Begitu juga ketika kita ingin bertamu ketempat orang lain. Usahakanlah untuk terlebih dahulu berniat dalam hati, misalnya untuk mempererat tali silaturrahim, menjenguk, dan lain sebagainya.

Jika semua berawal dengan niat yang baik, maka insyaallah akhirnyapun akan menjadi hal yang baik juga. Allah berfirman dalam Surah Al-Hijr Ayat 51-51, yang berisi bahwa sebaik-baik tamu adalah yang membawa kabar gembira.

2.    Berpakain Rapi Dan Pantas
Berpakaianlah yang rapi dan pantas ketika kita ingin bertamu kerumah seseorang. Maksudnya kita sebaiknya memakai pakaian yang menutup aurat, bersih, rapi, dan tentunya tidak berlebihan. Hal ini tentunya suatu bentuk penghormatan terhadap tuan rumah yang akan kita kunjungi nantinya. 

3.    Bertamu Di Waktu Yang Tepat
Berkunjung ke rumah orang lain, apakah itu keluarga, sahabat, apalagi orang lain. Sebaiknya kamu terlebih dahulu untuk memperhatikan waktu bertamu kerumah mereka. Agar ketika kamu datang mereka tidak kerepotan dalam menerima tamunya. Berkunjung dan bertamulah di waktu luang, yang sekiranya mereka berada di rumah dan tentunya tidak mengganggu tuan rumah, seperti halnya pada waktu tengah malam, subuh, ataupun pada waktu beristirahat.

4.    Meminta Ijin Bertamu
Dalam bertamu sebaiknya kita meminta ijin terlebih dahulu kepada tuan rumahnya. Dengan cara memberikan salam kepada tuan rumah, sambil mengetuk pintu sekiranya 3 kali saja. Hal ini berdasarkan dalam sebuah hadis yang menerangkan bahwa Rasulullah SAW. berkata : “Apabila seorang bertamu lalu minta izin (mengetuk pintu atau mengucapkan salam) sampai tiga kali dan tidak ditemui (tidak dibukakan pintu), maka hendaklah dia pulang.” (HR Bukhari)

5.    Bersalaman
Ketika bertamu ke tempat seseorang, sebaiknya berjabat tanganlah dengan tuan rumahnya untuk menunjukkan rasa hormat dan mempererat tali silaturahmi. Hal ini juga dianjuran oleh Nabi Muhammad SAW. dalam sebuah hadis yang artinya: “Apabila kamu saling jumpa, maka saling mengucapkan salam dan bersalam- salaman, bila saling berpisah, maka berpisahlah dengan ucapan istigfar”. (HR At Tahawi).
    
6.    Sopan Santun Dalam Sikap Dan Ucapan
Menjaga sopan santun dalam bersikap dan berucap memang suatu hal yang mesti kamu lakukan untuk  menghormati dan menyenangkan hati tuan rumah. Dengan bersikap soapn dan santun seperti itu ketika bertamu ini akan menghindarkan kita dari perbuatan yang dapat menyakiti perasaan tuan rumah dan membuatnya menjadi tidak senang.  

7.    Menerapkan Batas Waktu Bertamu
Jika kamu bertamu ke tempat seseorang, sebaiknya hal ini patut kamu perhatikan juga. Sebaiknya kalau bertamu janganlah terlalu lama, takutnya tuan rumah akan merasa terganggu dan tidak nyaman. Kalaupun ingin bertamunya lama sampai beberapa hari. minta ijinlah terlebih dahulu kepada tuan rumahnya. Agar nantinya tidak akan merepotkan mereka dan kamupun akan bertamu menjadi lebih nyaman juga. Rasulullah saw pernah bersabda: “Masa bertamu adalah tiga hari dan sesudah itu sedekah Tidak halal bagi si Tamu tinggal lebih lama sehingga menyakiti hati tuan rumah”. (HR Baihaqi).


B.    ADAB MENERIMA TAMU
Bukan hanya orang yang bertamu harus memiliki adab, tetapi sebagai tuan rumahpun juga mesti memiliki adab-abad dalam menerima tamu yang baik sesuai dengan syariat Islam. Agar nantinya tamu yang merasa dihormati dan tali silaturrahim tetap terjalin dengan baik. Nah, berikut ini adalah adab-adab dalam menerima tamu yang baik menurut pandangan Islam.

1.    Berpakaianlah yang Pantas dan sopan
Sebagai tuan rumah yang memiliki adab, sebaiknya terima tamu dengan berpakaian yang sepantasnya. Gunakanlah pakaian yang sopan dan menutup aurat tentunya. Hal ini bertujuan untuk menghormati tamu yang datang dan membuat tamu yang datang tersebut merasa nyaman.  

2.    Saat Menerima Tamu Bersikap Baiklah
Ketika kita menerima tamu, usahakanlah untuk bersikap sopan dan santun. Tunjukkanlah keramahan kita kepada tamu yang datang, agar mereka merasa terhormati dan nyaman saat berkunjung kerumah kita. 

3.    Menyediakan Jamuan
Setiap kali ada orang yang bertamu kerumah kita, enath itu keluarga, kerabat, ataupun sahabat. Alangkah baiknya jika kita sebagai tuan rumah memberikan jamuan yang sepantasnya kepada tamu yang berkunjung. Dalam hal ini kita sebagai tuan rumah sebaiknya memberikan jamuan berdasarkan kemampuan kita saja, jangan memaksakan untuk memberikan jamuan yang mewah kalau memang keadaan kita tidak memungkinkan akan hal itu. Setidaknya hanya air putih saja yang kita berikan untuk tamu, kalaupun tidak ada juga cukup dengan memberikan senyum dan sikap yang baik kepada orang yang bertamu tersebut.

4.    Menghormati Tamu Yang Menginap
Tak jarang jika tamu kita itu berasal dari tempat yang jauh, maka mereka lebih memutuskan untuk menginap saja. Saat tamu akan menginap, maka kita sebagai tuan rumah diharuskan untuk melayani dan memberikan jamuan yang baik, seperti membersihkan tempat tidur dan memberi memberikan makan, dan kenyamanan selama tinggal di tempat kita. Bahkan jika tamu kita itu menginapnya lebih dari 3 hari, maka sisanya itu akan bernilai shodoqah. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW, yaitu : “Hormatilah tamu sampai tiga hari , adapun selebihnya adalah merupakan shadaqoh darinya .” ( HR. Muttafaqun’alaihi )

5.    Mengantarkan Tamu Sampai Halaman Saat Akan Pulang
Ketika tamu ingin pulang, sebaiknya antarkan tamu itu sampai halaman, karena hal itu juga merupakan perbuatan sunah. Hal ini disampaikan dalam sebuah hadis Rasulullah SAW. bahwa : “Sesungguhnya merupakan perbuatan yang sunnah apabila seseorang (Tuan rumah) keluar bersama – sama tamunya sampai kepintu halaman .” (HR.Ibnu Majjah)

Nah, itulah adab bertamu dan menerima tamu dalam agama Islam. Ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan jika ingin bertamu ke tempat orang lain ataupun dalam menerima tamu di tempat sendiri. Adab bertamu dan menerima tamu ini dilakukan bukan hanya semata-mata untuk menghormati ataupun menyenangkan hati tamu yang berkunjung. Akan tetapi, juga sebagai bentuk penghormatan terhadap diri kita sendiri. Maka dari itu, perhatikanlah adab-adab bertamu dan menerima tamu yang baik menurut Islam. Agar senantiasa tali silaturrahim tetap terjaga eratnya dan tidak pernah berselisih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Adab Bertamu dan Menerima Tamu"

Post a Comment

Pembaca yang Bijak adalah Pembaca yang selalu Meninggalkan Komentarnya Setiap Kali Membaca Artikel. Diharapkan Komentarnya Yah.....