Amalan Wanita Haid

Haid ataupun sedang datang bulan, bukanlah sebuah penghalang bagi wanita untuk melaksanakan ibadah. Banyak sekali amalan wanita haid yang dapat dilakukan. Dan ibadah tersebut merupakan hal yang tidak diharamkan untuk dilakukan oleh wanita yang sedang haid.

Amalan Wanita Haid


Amalan yang bernilai ibadah yang dapat dilakukan oleh wanita haid adalah sebagai berikut :
1. Bersedekah
2. Memperbanyak Dzikir
3. Menghadiri Majelis-Majelis Ta’lim
4. Ikut Serta Kegiatan Sosial
5. Membaca Buku-Buku Agama
6. Membagi Ilmu yang Bermanfaat
7. Mendengarkan Al-Quran
8. Bersholawat Pada Nabi
9. Memanjatkan Doa Diantara Seusai Adzan dan Sebelum Iqomah

Bersedekah


Sedekah tetap bisa dilakukan saat wanita sedang haid. Sedekah ini bisa dilakukan dengan cara memberi santunan kepada orang-orang yang membutuhkan. Kalau diperhatikan, banyak lho orang yang membutuhkan sedekah dari kita. Misalnya anak-anak yatim di sekitar rumah, juga para pekerja nonformal seperti buruh cuci, buruh bangunan, dan banyak lagi.

Ganjaran bagi seseorang yang bersedekah amat besar sesuai dengan Alquran Surah Al Baqarah Ayat 261 yang artinya : “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Luar biasa banyaknya pahala bagi orang yang bersedekah. Karenanya sedekah bisa jadi salah satu amalan andalan saat kita para wanita sedang haid..

Memperbanyak Dzikir


Dzikir dapat dilakukan pada saat pagi hari dan menjelang sore. Hal ini dilakukan untuk mengisi waktu luang dengan banyak membaca :
1. Tasbih (subhanallah)
2. Tahlil (la ilaha illallah)
3. ahmid (alhamdulillah) dan dzikir lainnya.

Hal ini sesuai dengan Al-Quran Surah Al-Ahzaab : 41-42 yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut Nama) Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.”

Dzikir bisa kita lakukan kapan saja. Saat menunggu kendaraan umum, saat macet di jalan, saat melakukan pekerjaan pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci, menyapu, dan mengepel. Daripada melamun, pastinya dzikir akan jauh lebih berpahala.

Jadi, pastikan dzikir tak lepas dari benak kita. Salah satu amalan mudah dan murah saat para wanita sedang haid.

Menghadiri Majelis-Majelis Ta’lim


Wanita harus banyak menghadiri majelis-majelis ta’lim berguna untuk menambah ilmu pengetahuan tentang Islam karena berbeda orang yang berilmu dan tidak berilmu sesuai dengan Alquran Surah Az Zumar ayat 9 yang artinya : “Katakanlah, apakah sama antara orang yang mengetahui dengan orang yang tidak tahu.”

Ikut Serta Kegiatan Sosial


Mengikuti kegiatan sosial dapat menjadi ajang silaturahmi serta ajang berbuat kebaikan yang dianjurkan oleh Allah sesuai dengan ayat berikut ini : “…Dan berbuat baiklah kalian karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Baqarah:195)

Membaca Buku-Buku Agama


Pada umumnya wanita yang sedang haid bingung mengisi waktu luangnya. Nah cara mengisi waktu luang tersebut dapat dengan cara membaca buku-buku agama. Membaca buku-buku agama selain dapat menambah pengetahuan untuk diri sendiri, ilmu yang diperoleh juga bisa lebih bermanfaat bila bisa dibagikan kepada orang lainnya. Hal ini sesuai Al-Quran Surat An-Nahl ayat 125 : “Ajaklah manusia itu ke jalan Tuhanmu dengan cara bijaksana dan nasehat (pengajaran) yang baik”.

Membagi Ilmu yang Bermanfaat


Membagi ilmu yang bermanfaat merupakan perbuatan yang baik dan perbuatan baik akan menghapus perbuatan buruk, sesuai dengan ayat berikut ini : “Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.”
(QS. Hud: 114).

Ilmu apa saja yang kita miliki dapat dibagikan kepada siapapun.
Contoh sederhana ialah pandai membaca. Ilmu tersebut dapat berguna bagi orang-orang yang belum bisa membaca.
Cari orang-orang yang buta huruf dan didirikan sekolah baca sederhana untuk mereka sehingga tidak ada wanita ataupun pria yang buta huruf. Ilmu ini akan terus berguna bagi mereka dan juga pahalanya akan terus mengalir.

Mendengarkan Al-Quran


Jika wanita haid tidak dapat membaca Al-Quran maka hal yang dapat dilakukan ialah mendengarkan Al-Quran melalui kaset, radio atau pun MP3 beserta artinya. Amalan ini bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Bisa dilakukan saat memasak, membersihkan rumah, saat dalam perjalanan dan kegiatan lainnya.

Menurut beberapa penelitian mendengarkan Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya. Mendengarkan Al-Quran juga mampu mengasah ingatan otak dan membiasakan telinga mendengarkan hal yang baik. Sehingga wanita yang sedang haid masih bisa mengerjakan kegiatan sehari-hari dan mendapatkan pahala.

Bersholawat Pada Nabi


Salah satu bentuk kecintaann seseorang kepada Baginda Nabi Muhammad SAW adalah membaca shalawat untuknya.

Hal ini dipertegas dalam Alquran surah al-Ahzab ayat 56 : “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

Amalan ini mudah untuk dikerjakan karena dapat dikerjakan bersamaan dengan kegiatan yang lain contohnya saat memasak, dalam perjalanan ke kantor, saat waktu senggang. Amalan ini juga meminimalisir para wanita untuk ngobrol yang tidak-tidak, karena bibir para wanita lebih sibuk untuk bersholawat kepada nabi.

Berdo'a


Walaupun wanita yang sedang haid tidak mengerjakan shalat, namun wanita yang haid tetap bisa menanti waktu shalat bukan..?

Karena doa yang dipanjatkan seusai adzan dan sebelum iqomah ialah waktu yang mustajab. Pada saat seperti ini banyak-banyak lah memanjatkan doa, mengucapkan keinginan yang belum tercapai, dan harapan-harapan yang ingin dikabulkan. Semoga doa yang dipanjatkan dapat terkabul sesuai dengan H.R. At-Tirmidzi : “Doa yang tidak mungkin tertolak adalah ketika antara adzan dan iqamah”


Inilah amalan wanita haid.. 

Semoga bermanfaat


Sahabat jika Artikel ini bermanfaat silhkan di bagikan sampaikanlah wlaupun satu ayat.

Rasullullah SAW bersabda:barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkan,walaupun yang menyampaikan sudah tiada(meninggal dunia),dia tetap memperoleh pahala,"(HR Bukhari)

Silhkan Klik Share dan bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT

"Ya ALLAH...
√Mulyakan orang yang membaca dan membagikan artikel ini.
√Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid.
√Lapangkanlah hatinya.
√Bahagikanlah keluarganya.
√Luaskanlah rezekinya seluas lautan.
√Mudahkanlah segala urusanya
√Kabulkanlah cita-citanya
√Jauhkanlah dari segala musibah.
√Jauhkanlah dari segala penyakit Fitnah Prasangka keji, Berkata kasar dan Mungkar
√Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan status ini.

Aamiin Ya Rabbal Alamiin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel