Cara Menenangkan Hati dan Pikiran yang Kacau

Tidak ada manusia yang hidup tanpa menghadapi cobaan. Hidup itu penuh dengan permasalahan. Ketika kita ditimpa sebuah masalah, maka seringkali hati dan pikiran kita menjadi kacau dan tidak karuan. Kitapun menjadi bingung apa yang harus kita lakukan. Berikut Cara Menenangkan Hati dan Pikiran yang Kacau.

Cara Menenangkan Hati dan Pikiran yang Kacau

Tulisan ini bersumber dari kalam Sidi Syeikh Rohimuddin Nawawi Al-Bantani. 

Jika kalian menginginkan ketenangan pikiran, maka carilah dia di dalam kalam (kata-kata) orang yang mengenali Allah SWT.

Renungkanlah :

1) Air yang terus mengalir akan mengendapkan kotoran sehingga semakin bersih dan bening.

2) Sesungguhnya tidak ada seorang manusia jua pun yang mampu dan sanggup mengetahui apa yang akan dia lakukan besok hari. Orang yang mempunyai buruk sangka dan menuduh orang lain melakukan hal yang buruk terhadapnya, maka jalan yang dia tempuh akan menjadi sulit. 

3) Manusia hanyalah tinggal cerita setelah wafat. Oleh karena itu, jadilah sebaik-baik cerita yang didengar orang lain. Jika kamu disakiti atau diganggu oleh seseorang, maka jadikanlah dirimu sekuat-kuatnya sandaran yang seteguh karang dalam menghadapi terjangan ombak. Serahkan Semua urusanmu Kepada Allah SWT, jadikanlah imanmu sebuah sandaran dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada.

4) Janganlah engkau mencaci seseorang karena kelakukan atau perbuatannya yang berbuat maksiat, karena engkau tidak pernah mengetahui apakah kamu bisa meninggal dengan keadaan yang baik dan tidak bermaksiat.

5) Setiap dosa yang belum hilang dari benak pikiran manusia maka hendaklah terus memperbaharui taubat nya dan memperbanyak istigfar, karena hingga saat ini dosa itu belum diganti.

6) Seorang murobbi adalah petunjuk jalan kepada Allah, maka mereka tidak mencari murid, justru dicari oleh para pencari Allah, karena Allah yang akan mempertemukan mereka Agar membawanya sampai kepada NYA.

7) Ucapan dan perbuatan seseorang itu manifestasi jiwa dan sifatnya, jika buruk maka buruk, jika baik maka baik. Namun jiwa yang baik tetap baik meskipun org berbuat buruk kepadanya.

8) Ketika segala musibah dan ujian itu telah menjadikan hati kita lebih baik, maka segeralah bersyukur dan berhenti mengeluh agar hikmah itu berubah menjadi rahmat bukan menjadi laknat.

9) Jika engkau pasrahkan segala urusanmu kepadaNYA, maka engkau menjadi rehat dari segala pertikaian (zahir dan bathin). 

10) Tidak ada kegembiraan bagi org yg tdk memiliki kesedihan. Tidak ada kelezatan bg org yg tdk memliki kesabaran. Tidak ada kebahagiaan bagi org yg tdk memiliki penderitaan. Dan tdk ada kerehatan bagi yg org yg tdk memiliki keletihan.

Itulah beberaoa hal yang perlu dilakukan agar hati dan pikiran yang kacau bisa kembali tenang. semoga bermanfaat bagi kita semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel